Mabuk
Senja menurun kedalam kalbu.
Menghias sisa-sisa keabadian.
Melacur diantara pandangan dunia.
Meniduri waktu saking birahinya.
Angin pun mencair.
Mendekap Surya dalam hangatnya dingin.
Biaskan segala kecantikan.
Yang sebelumnya terhias menawan.
Menjadi sunyi ditengah luasnya awan.
Dalam malam sendu.
Menuai sebuah titik.
Yang menuju ke dalam suatu partikel.
Apa yang aku mau sekedar apa yang ku mau.
Apa yang aku butuh, tidak tau.
Aku dimabuk hasrat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar